Bakwan Jagung, lauk yang gampang bikinnya tetapi paling enak rasanya. Di wilayah asal saya di Kediri, makanan ini lebih populer dengan sebutan "Perkedel Jagung" sebab bumbu dan bikinnya serupa Perkedel bedanya jagung tidak dapat dipulung bulat pipih laksana Perkedel. Di Malang atau Surabaya lauk ini dikenal dengan nama "Dadar Jagung" sebab menurut keterangan dari mereka prosesnya serupa buat dadar telur walau bentuknya kecil.
Nama bakwan sendiri menurut berpengalaman bahasa sebenarnya tidak cukup tepat sebab "Bak" dalam bahasa Mandarin dengan kata lain "Daging" misal "Bakmie Ayam (sediaan mie dengan gabungan daging ayam), "Bakso" alias daging yang disusun bulat dan direbus, "Bakpao" yakni sediaan kue yang di dalamnya dipenuhi daging.
Kenapa namanya berbeda-beda dan istilah mana yang lebih tepat, sayapun tidak tahu jawabannya. Jadi daripada pusing2 sebutlah dengan nama yang umum di daerah kamu he he. Soalnya istilah ini telah salah kaprah dan susah bila mau dikoreksi.
Kunci kelezatan bakwan/perkedel/dadar jagung resep ini terletak pada bawang merah goreng yang digerus kasar bareng bumbu dan dicampurkan ke dalam adonan. Cobalah, saya jamin rasanya bakal semakin gurih dan lezat. Kalau tidak inginkan capek goreng2 yach beli bawang goreng jadi atau dapat juga diganti dengan sediaan bawang bombay goreng/deep-fried onions (Inggris)/Rostzwiebeln (Jerman) yang tidak sedikit tersedia di supermarket.
Bawang Goreng halus pun bisa kamu tambahkan ke dalam adonan Bakso, ditanggung Bakso kamu akan semakin gurih dan lezat tanpa bahan penyedap. Tidak percaya, silahkan buktikan sendiri ;-)
Bahan:
2 bongkol jagung manis muda (menghasilkan tidak cukup lebih 250 gr jagung pipil)
1 butir telur ayam
4-5 sdm tepung terigu
2 sdm bawang merah goreng atau 6 butir bawang merah, iris tipis, digoreng kering
10 batang daun kucai, iris halus
Minyak guna menggoreng
Bumbu Halus:
2 siung bawang putih
1/2 sdt merica butir
1 sdt garam atau cocok selera
Cara Membuat:
Cuci bongkol jagung lantas sisir dengan pisau untuk mencungkil dari bongkolnya.
Ulek atau blender jagung agak kasar. Taruh dalam mangkok yang agak besar. Sisihkan.
Kupas bawang merah, iris halus dan goreng sampai renyah dan berwarna kuning keemasan. Tiriskan.
(Lewati step di atas bila kamu memakai sediaan bawang goreng jadi).
Haluskan bahan bumbu halus dengan ulekan dan cobek.
Tambahkan bawang merah goreng ke dalam cobek, ulek kasar bareng bumbu seraya diaduk sampai rata.
Masukkan bumbu halus dan telur ke dalam mangkok jagung. Aduk sampai benar-benar rata.
Tambahkan terigu, aduk kembali sampai rata. (Adonan memang agak encer, jadi tidak boleh menambahkan terigu terlalu tidak sedikit supaya rasa jagungnya optimal)
Cicipi, tambahkan garam andai perlu dan aduk kembali sampai rata. Terakhir tambahkan irisan tongcai dan aduk rata.
(Untuk kamu yg bermukim di LN seringkali jagung terasa lebih manis daripada jagung lokal, lebih baik andai adonan terasa agak asin daripada terlampau manis).
Panaskan tidak cukup lebih 150 ml minyak goreng dengan api sedang.
Tuang adonan dengan sendok santap berbentuk pipih-lonjong. (Adonan tidak dapat dibentuk dengan tangan sebab terlalu lembek).
Goreng dan balik sampai kedua sisi matang dan berwarna kecoklatan. Tiriskan.
(Beri jarak antara satu sama lain ketika menggoreng agar bakwan tidak saling menempel).
Catatan Tambahan:
Pastikan format bakwan/perkedel tidak terlampau tebal agar benar2 matang hingga ke dalam. Kira2 terbentuk 16 buah.


